Pemuda Desa Berkarya

Dari Kegiatan "Pelatihan Tematik Pemanfaatan Limbah pertanian sebagai pakan alternatif" pada P4S SADAR MAJU Desa Sesait Kecamatan Kayangan,  yang diselenggarakan oleh BBPP BATU JATIM, ada yang sangat menarik dari penyampaian pemateri, yang membuat seluruh peserta kagum dan semakin bersemangat. Pengalaman pribadi Sopian Alyubi, S.Pt. pemuda Dusun Asal Desa Gumantar Kecamatan Kayangan Lombok Utara, tepatnya Dusun Amor Amor, adalah sosok pemuda yang gigih dan penuh semangat dalam menjalankan usaha dibidang peternakan, ilmu yang diperolehnya dari bangku kuliah,  yang mengambil jurusan peternakan di Universitas Negeri Mataram dan telah wisuda tiga tahun lalu, di aplikasikan dalam usaha ternak yang dijalaninya.
Kemampuan nya mengolah limbah pertanian sebagai pakan alternatif berbentuk tablet (tempani) maupun permentasi Hay, dan sealase untuk pengawetan rumput hijau segar telah memudahkan nya dalam proses berternak hususnya untuk penggemukan sapi, baik sapi lokal jenis sapi Bali maupun sapi luar jenis Simental dan Brangus dan berhasil hanya dalam seratus hari atau tiga bulan, ketekunan nya ini juga yang telah membawanya menjadi juara dan mendapat penghargaan Sebagai Pemuda pelopor dibidang Inovasi Tehnologi dari Pemerintah Provinsi Nusatenggara Barat hususnya dibidang pengolahan Limbah pertanian sebagai pakan alternatif.
Melalui program pelatihan Upt Balai Besar Pelatihan Pertanian Batu Jawa Timur nama Sopian makin di kenal dikalangan petani ternak di wilayah kecamatan kayangan hususnya, dan masyarakat KLU pada umumnya, sehingga pada kesempatan pelatihan kali ini sebagai seorang praktisi yang memiliki pengetahuan dibidang peternakan dengan bergelar Sarjana Peternakan Sopian didaulat sebagai Mentor atau Pengajar pada PUSAT PELATIHAN PERTANIAN DAN PEDESAAN SWADAYA Sadar Maju Desa Sesait, oleh pengurus p4s dan Panitia Pelatihan BBPP BATU JATIM.
segudang prestasi dan kesuksesan dibidang peternakan, baik peternakan Unggas maupun peternakan Sapi potong tidak lantas membuat Sopian merasa di atas dan tinggi hati, dia tetap rendah hati dan terus menggali pengalaman dan terus belajar, meningkatkan pengetahuan dan tetap semangat untuk meniti karir dibidang peternakan, Sopian saat ini sedang mengelola peternakan Unggas yang lumayan besar dengan pangsa pasar cukup luas, sehingga dia harus mempekerjakan beberapa orang di kandang ayam nya, saat ini pasca gempa mengguncang Lombok Utara dia sempat menjual semua hewan ternak (sapi potong) untuk menambah modal usaha dan perbaikan Kandang Ayam yg sempat terdampak Gempa, sebelum Gempa besar menimpa Lombok Utara, Sopian Banyak memiliki Sapi Potong yang setiap tiga bulan mampu mendatangkan omset puluhan juta rupiah, kini pasca gempa penggemukan sapi yang dimiliki sopian istirahat sambil memantapkan langkah dan menambah besar usha ternak Unggas yang kebetulan saat ini semakin banyak permintaan.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru