Wanasaba Kreatif, Penggerak Ekonomi Desa


KM. Sukamulia – “Wanasaba Kreatif”, demikianlah nama sebuah komunitas Penggerak Usaha Kreatif warga Desa Wanasaba Induk dan Desa Wanasaba Timur. Komunitas ini merupakan kumpulan para penggiat seni dari dua desa di wilayah Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur. Melalui Wanasaba Kreatif, Taufikurrahman, S. Pd selaku ketua mengajak warga sekitar untuk mengembangkan usaha kreatif dalam aspek seni kriya, seni rupa murni dan terapan, pertukanngan, peternakan dan kegiatan pembinaan usaha kreatif warga.

Mungkin kita sudah tidak asing lagi mendengar nama Desa Wanasaba yang terkenal sejak lama dengan usaha kreatif warganya dalam membuat anyaman bamboo (pagar bambu) dan berbagai karya dari bahan bambu. Di tengah-tengah itu, ternyata di wilayah Wanasaba terdapat juga penggiat usaha ekonomi kreatif yang bergerak dalam bidang seni kriya. Penggiat ekonomi kreatif bidang seni kriaya di wilayah Wanasaba itu menyebut kelompok usaha mereka dengan nama Wanasaba Kreatif.


Komunitas penggiat usaha seni kratif ini cukup eksis dalam mengembangkan dan melakukan pembinaan ekonomi kreatif bagi anggota dan warga sekitarnya, namun hingga saat ini mereka masih belum begitu dikenal oleh public sebab kurangnya publikasi atas aktifitas yang mereka lakukan. Atas dasar itulah, promotor Wanasaba Kreatif (Lalu Iqbal Izzi) mengajak kami untuk berkunjung ke markas Wanasaba Kreatif guna melihat dan meliput kegiatan yang mereka laksanakan untuk selanjutnya kami publikasikan dengan harapan ke depannya usaha yang dilaksanakan oleh Wanasaba Kreatif diketahui oleh public dan tentunya hal itu diharapkan akan berpengaruh terhadap berkembangnya usaha mereka di masa mendatang.

Wanasaba Kreatif berdiri pada tahun 2014 dan mendapatkan SK Terdaftar dari Bakesbang Poldagri NTB pada tanggal 20 november 2016. Dengan demikian kelompok penggiat ekonomi kreatif tersebut tercatat sebagai kelompok pemuda yang bergerak dalam dunia wirausaha sejak November 2018. Kelompok ini berdiri atas inisiatif para pemuda Desa Wanasaba yang aktif di dunia trip (perjalanan wisata). Mereka sering berkumpul untuk berjalan-jalan menikmati wisata Lombok dan setelah lama sibuk dengan kegiatan tersebut maka mereka kemudian membuat program untuk memberdayakan pemuda kreatif Desa Wanasaba dan tahun 2014, mereka sepakat mendirikan Wanasaba Kreatif.

Kelompok ini terbentuk di tahun 2014. Awalnya kami hanya kumpulan pemuda yang kegiatannya asyk-asykan doang. Kegiatan yang kami lakukan hanya kegiatan trip wisata wilayah Lotim. Setelah lama berkeluyuran dalam agenda trip, Sulhan (salah satu anggota Wabasaba Kreatif) berinisiatif membentuk kelompok secara resmi guna mengembangkan program dengan membentuk kelompok secara resmi. Inisiatif itu timbul karena sebagian besar diantara kami memiliki talenta dalam berbagai bidang seni. Talenta yang kami miliki itulah yang kemudian kami kembangkan secara bersama-sama guna memberdayakan ekonomi warga, terutama para penggiat seni di wilayah Wanasaba, papar Sulhan Hariyadi (Anggota Wanasaba Kreatif).


Tujuan utama kami membentuk Wanasaba Kreatif adalah untuk memberdayakan para penggiat seni di wilayah Wanasaba, mengembangkan talenta yang kami miliki untuk membangun perekonomian kami sendiri dan warga sekitar, serta memberikan pembinaan terhadap pemuda dan warga yang berkeinginan belajar seni. Singkatnya tujuan kami adalah menyatukan pemuda untuk melaksanakan kegiatan kreatif dalam memberikan dan pemberdayaan ekonomi kreatif, tambah Lalu Sadarudin yang juga merupakan salah satu anggota Wanasaba Kreatif.

Sejak awal berdirinya, program utama yang dilaksanakan oleh Wanasaba Kreatif adalah peningkatan kratifitas pemuda, membuat dan memasarkan berbagai karya seni yang dihasilkan serta melaksanakan Pembinaan Karya Seni untuk Guru TK/RA/PAUD di Wilayah Wanasaba).

Kelompok Pemuda Wanasaba yang bergerak dalam usaha ekonomi kreatif bidang seni ini merupakan pemuda-pemuda bertalenta, masing-masing mereka memiliki talenta tersendiri dan menghandel program sendiri yang dikembangkan di tengah-tengah komunitasnya. Saat ini Wanasaba Kreatif memiliki 23 anggota dengan tugas masing-masing dan masing-masing anggota memiliki binaan. Berikut adalah nama dan fungsi masing-masing anggota Wanasaba Kreatif yakni:

  1. Taufiqurrahman, S. Pd bertugas sebagai ketua sekaligus coordinator seluruh kegiatan Wanasaba Kreatif;
  2. Iwan Kurniawan yang ditugaskan sebagai coordinator dalam pengembangan dan pembinaan usaha Melukis;
  3. Lalu Sadarudin yang bertugas membuat dan melaksanakan pembinaan dalam bidang seni lukis realis, budadaya bonsai, pembuatan pas bunga dan seni kriya;
  4. Jalaludin bertugas sebagai coordinator pembuatan miniatu;
  5. Supardiono sebagai Teknisi;
  6. Ramli sebagai coordinator dalam bidang pengembangan usaha ternak;
  7. Ramli Ahmad sebagai coordinator pengembangan usaha Bengkel Las;
  8. M. Isnaini sebagai coordinator usaha Penyewaan Tenda Gunung;
  9. Lalu Tahril sebagai corrdinator pengembangan usaha dan pembinaan dalam bidang usaha pembuatan Gantungan Kunci, Mainan Lampu, Bingkai dan Lukisan Timbul;
  10. Seni bertugas sebagai corrdinator bidang Publikasi dan Dokumentasi
  11. Sawaludin sebagai coordinator usaha pengembangan dan pembinaan Seni Pahat Patung;
  12. M. Adrian sebagai pelaksana usaha Melukis dengan berbagai tema;
  13. Arifudin sebagai Pelatih Marsing Band;
  14. Robi Hermawan dan Sulhan Hariyadi sebagai coordinator dan pelaksana usaha pembuatan Mebel;
  15. Lalu Jalaludin sebagai koordinator Humas;
  16. Naya  sebagai coordinator bidang konsumsi;
  17. Hisbi dan Eka sebagai tim konsumsi;
  18. Wawan Kusnadi sebagai Juru Bicara (Jubir);
  19. Lalu Mazkurullah Annoval sebagai coordinator bidang pembinaan TI (Teknologi dan Informasi);
  20. Lalu Iqbal Izzi sebagai promotor.

Hingga saat ini kelompok pemuda bertalenta yang ada di Desa Wanasaba tersebut sudah menelurkan berbagai macam karya seni yang mereka kerjakan secara terstruktur dengan satu pintu pemasaran, yakni Wanasaba Kreatif. Usaha yang mereka laksanakan sejak tahun 2014 itu sudah berkembang cukup baik. Hal itu terbukti dengan pemasaran hasil karya mereka yang dapat meningkatkan aktifitas ekonomi dan pendapatan mereka. Ini berarti bahwa,  Wanasaba Kreatif sudah cukup eksis dalam mengembangkan usaha kreatif guna memberdayakan ekonomi warga sekitarnya.