Jurnalis Kampung di Tengah Jurnalis Internasional


KM. Sukamulia – Tidak pernah terpikir oleh kami untuk berada di tengah-tengah Jurnalis Internasional, namun berkat Kampung Media NTB maka kami-pun bisa berkumpul bersama mereka di Main Press Center (MPC) dan Arena Asean Para Games 2018. Kami hanyalah Jurnalis Kampung yang selama ini hanya menulis berita tentang kampung halaman kami di blog Kampung Media NTB. Berkumpul bersama Jurnalis Internasional tentunya merupakan kebahagian tersendiri bagi kami sebab itu merupakan hal yang langkan bagi kami.

Pada tanggal 08 Oktober 2018, saya (Asri) dan Badri berangkat menuju Ibu Kota Negara atas undangan dari Astra Internasional. Tujuan keberangkatan kami adalah untuk mengikuti kegiatan penjurian/penilaian 12 Finalis Satu Indonesia Award 2018 yang merupakan ajang paling bergengsi Astra Internasional yang telah dilaksanakan selama Sembilan tahun terahir. Tidak pernah terpikir dalam benak kami untuk sampai di Main Press Center (MPC) dan Gelora Bung Karno. Namun berkat Kampung Media, kami-pun diberikan kesempatan oleh Staf DJIKP Kominfo RI untuk ikut serta meliput kegiatan Asean Para Games 2018 yang digelar di Gelora Bang Karno pada hari itu (tanggal 10 Oktober 2018).

Usai mengikuti penjurian di Menara Astra Jakarta Pusat, Selasa malam (09 Oktober 2018) kami menghubungi Ibu Linda sebab beliau pernah berjanji akan menemui kami jika kami berada di Jakarta. Kami dan Ibu Linda Nihara berkomunikasi via WA. Mengetahui bahwa kegiatan yang kami ikuti di Astra sudah selesai, beliau meminta kami untuk menemuinya di Gelora Bung Karno sebab beliau tidak bisa keluar dikarenakan beliau harus stanbay mengurus para Jurnalis yang meliput kegiatan Asean Para Games 2018 di tempat itu. Beliau mengharuskan kami untuk menemuinya di sana dan kami-pun berjanji akan menemuinya di tempat itu esok hari.

Sekitar pukul 08.00 WIB, kami cek out dari Royal Kuningan Hotel yang menjadi tempat penginapan kami selama mengikuti kegiatan Astra. Setelah itu kami berangkat menuju Gelora Bung Karno dengan menggunakan jasa taxi. Kami meminta si sopir taxi membawa kami ke gerbang 1 GBK dan di sanalah kami diturunkan. Sesampai di gerbang 1, kami menghubungi Ibu Linda dan kamipun di arahkan untuk menemuinya di Main Press Center (MPC) yang berlokasi di depan gerbang 11 GBK.

Sesuai dengan arahan beliau, kami-pun naik taxi menuju gerbang 11. Sesampai di sana, Ibu Linda sudah menunggu kami di gerbang MPC. Beliau menyambut kedatangan kami dengan tawa khasnya. Staf DJIKP Kominfo RI tersebut kemudian membawa kami masuk ke MPC. Penuh semangat, beliau membawa kami berkeliling di tempat kerjanya itu. Kami di bawa ke VIF Work Room Kominfo. Setelah beberapa saat bercerita di ruang itu, kami di bawa ke ruang utama MPC (ruangan tempat berkumpul dan bekerjanya para jurnalis yang meliput kegiatan Asean Para Games 2018).

Di ruang utama itu, Ibu Linda memperkenalkan kami kepada rekan kerjanya. Sambil menikmati kopi pagi bersama rekan kerjanya dan para jurnalis yang sudah bertandang di ruangan itu, kami bercerita seputar Kampung Media. Setelah bercerita sekitar satu jam, Ibu Linda meninggalkan kami untuk mengurus pekerjaannya pagi itu. Tidak lama, beliau bertandang lagi di depan kami dengan dua buah Kartu Press di tangannya.

Tidak pernah terpikir dalam benak kami jika dua buah kartu press itu akan diberikan kepada kami. Setelah memberikan Kartu Press tersebut, ibu Linda mengajak kami ke Arena Asean Para Games 2018 guna melaksanakan liputan bersama dengan jurnalis dari 43 negara peserta Asean Para Games 2018. Kami pun berbaur dengan jurnalis-jurnalis kelas kakap bertarap internasional. Saya dan Badri selaku Jurnalis Kampung Media merasa tidak percaya akan peristiwa itu. Yach, kami merasa ketiban bulan… heheeee maklum, selama ini kami hanya berkecimpung dengan informasi lokal dengan berita-berita kampung kami yang tidak kampungan.