Berkat Kampung Media, Masykur Terima Anugerah Bahasa & Sastra


KM. Sukamulia – Nama Masykur Pantasi mulai dikenal publik setelah cerita perjuangannya dalam merintis karirnya pada dunia pendidikan dan seni tari. “Meniti Karir Lewat Hobi”, demikianlah judul artikel yang memuat kisah hidup dan perjuangan Masykur. Artikel itu dipublkasikan melalu blog Kampung Media NTB sehingga pada bulan November 2014, Masykur menerima Anugerah Kampung Media NTB sebagai Sosok Inspirasi Pendidikan Terbaik NTB 2014. Setelah itu, nama masykur semakin besar dan ia sering dikunjungi oleh wartawan koran lokal, wartawan blog lokal dan nasional. Hal itulah yang kemudian membuat nama Masykur dan karirnya semakin melejit dan pada Oktober 2017 ini ia kembali menerima Anugerah dari Departemen Bahasa dan Sastra NTB.

Jum’at malam (20 Oktober 2017) Masykur menerima Anugerah Bahasa & Sastra dari Departemen Bahasa dan Sastra NTB. Sosok yang satu ini mendapatkan anugerah atas perjuangannya dalam mennularkan bakat seni tari yang dimilikinya kepada masyarakat, khususnya di dunia pendidikan dan sanggar, serta kelompok ibu. Anugerah ini diterimanya dalam rangka Bulan Bahasa dan Sastra. Pada momen tersebut, Masykur menerima penghargaan bersama 6 orang penggiat Bahasa dan Sastra lainnya yang berasal dari wilayan Nuasa Tenggara Barat.

Informasi mengenai Masykur yang mendapatkan anugerah ini awalnya saya dapatkan dari Fairuz Abadi alias Abu Macel (Kepala Kampung Media NTB). Informasi itu beliau beritahukan kepada saya pada saat kami bertemu dalam Acara Sambung Rasa Antara Anggota KIM Lombok Timur yang dilaksanakan pada tanggal 05 Oktober lalu. Beberapa hari kemudian, saya menyampaika informasi itu kepada Masykur. Beliau sempat tidak percaya, namun saya memberitahunya bahawa informasi itu saya dapatkan dari Kepala Kampung Media dan bahkan Kepala Kampung Media yang ngotot memperjuangkannya sehingga ia terpilih sebagai salah satu penggiat seni yang akan diberikan anugerah pada momen Bulan Bahasa dan Sastra yang diselenggarakan oleh Departemen Bahasa dan Sastra NTB. Infromasi yang diberikan oleh Kepala Kampung Media itu betul-betul terealisasi dan Masykur pun menerima anugerah tersebut.

Jum’at pagi  (20 Oktober 2017), Masykur menghubungi saya via handpone. Dalam komunikasi itu, ia bercerita bahwa ia dipanggil ke Stasiun Lombok TV untuk menerima anugerah yang saya informasikan kepadanya. Pada kesempatan itu, ia juga meminta saya untuk menemaninya pergi ke Lombok Tv guna menyaksikan dan meliput acara penganugerahan itu, namun karena ada tugas lain yang harus saya selesaikan maka saya pun tidak bisa menemaninya.

Sabtu siang (21 Oktober 2017), Masykur menginformasikan kepada saya akan anugerak yang diterimanya via handpone. Dalam komunikasi itu, Masykur mengungkapkan ucapat terimakasih kepada KM. Sukamulia yang telah mempublikasikan diri dan karirnya, ia juga mengungkapkan ucapan terimakasih kepada Kepala Kampung Media NTB yang ikut memperjuangkannya sehingga ia mendapatkan anugerah tersebut. Ia juga menginformasikan bahwa pada momen anugerah Bulan Bahasa & Satra itu, ia menerima penghargaan bersama 6 orang pegiat seni yang berasal dari wilayah NTB dan nantinya salah satu diantara mereka yang dianggap paling layak akan dipanggil untuk menerima Anugerah Nasional pada momen Bulan Bahasa dan Sastra Nasional 2017.

Terimakasih ya saudara, berkat Kampung Media saya kembali menerima anugerah yang tidak pernah saya duga-duga. Saya sangat bangga atas anugerah itu dan tentunya saya juga sangat bangga sebab berteman dengan saudara selaku pengelola KM Sukamulia yang telah menulis kisah perjuangan saya dalam dunia pendidikan dan seni, sehingga nama dan karir saya diketahui oleh public”, ungka Masykur.

Mohon doanya yang saudara, semoga saya bisa terpilih untuk mendapatkan Anugerah di tingkat Nasional. Sekali lagi, terimakasih saudara dan sampaikan salam hormat saya kepada pak Fairuz”, ungkap Masykur saat hendak mengahiri panggilannya.

Kami semakin salut dan bangga kepada Sosok Inspirasi Pendidikan NTB yang satu ini, ia memang betul-betul giat dan tidak kenal lelah dalam meniti karir dan berjuang menularkan kemampuan seni yang dimilikinya kepada siapa saja yang membutuhkannya. Semoga anugerah yang diterimanya di Bulan Bahasa & Sastra Tahun 2017 ini semakin meningkatkan motivasinya dalam berkereasi dan semoga belia bisa terpilih untuk menerima penghargaan serupa di tingkat nasional, amin ya robbal alamin.

_By. Asri The Gila_

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru