Macan di Kebun Binatang

TAMSIL

PERUMPAMAAN YANG SYARAT MAKNA DAN PELAJARAN BERHARGA BAGI KEHIDUPAN

MACAN DI KEBUN BINATANG

Keadaan ummat Islam saat ini seperti macan di kebun binatang. Semua orang tahu bahwa macan adalah raja hutan, binatang paling di takuti, disegani dan dituruti di rimba raya. Tetapi sayangnya macan tersebut sekarang ada di kebun binatang, menjadi tontonan manusia, dirinya berada di balik terali besi. Bahkan anak kecil pun tidak takut dengan keberadaannya malah justru menjadi senang, menjadi hiburan, di tertawakan dan malahan pengunjung kebun binatang banyak yang berfoto berdekatan dengan kandang macan.

Auman macan yang kalau ia berada di hutan pasti membuat takut penghuni hutan, kini hanya menjadi bahan tertawaan ketika ia berada di kebun binatang. Dahulu teriakan takbir para sahabat Nabi SAW.  telah mampu menggetarkan tahta Rumawi dan Kisra Parsi. Sekarang ucapan takbir sama yang sama diteriakan oleh ummat Islam hanya menjadi bahan ejekan ummat lain. Takbir yang di teriakan oleh seorang da’i yang telah tertempa di medan jihad dan pengorbanan memiliki ruh sehingga menjadi efek perubah bagi siapapun yang mendengarnya. Tapi sekarang?  Teriakan dan gema takbir tidak memiliki ruh sama sekali sehingga hanya menjadi teriakan kosong tanpa efek perubah. Jika dengan mendengar auman macan di hutan membuat takut penghuni hutan apalagi jika berhadapan dengan wujud fisiknya. Dahulu ketika Da’wah telah menjadi nafas dan darah daging generasi Sahabat r.anhum., mendengar nama Umar bin Khottob saja telah cukup membuat takut orang kuffar. Sekarang? Meskipun disebutkan beratus-ratus bahkan beribu-ribu nama seorang Islam, orang kuffar cuek (acuh) saja, tak berpengaruh dan tidak menjadi takut.

Inilah kondisi Umat Islam saat ini, karena sudah terlalu jauh dari pelita Kenabian, sudah merasa tidak berdosa meninggalkan Da’wah dan berada dalam pengaruh kuat kehidupan orang kuffar (kebun binatang) maka kewibawaan dan ketinggian Umat ini menjadi jatuh. Dahulu dengan Da’wah dan jihad Islam menjadikan romawi dan parsi di bawah telapak kaki para Sahabat sekarang menjadi terbalik, Umat Islam yang menjadi budak Yahudi dan Nasrani.

 

 

Dari Kitab-kitab. Sumber foto; net

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Advertisement

Artikel Terbaru