Pantang Menyerah Demi Kesuksesan

“Pantang Menyerah Menuju Kesuksesan” Di sebuah desa tepatnya di Baremayung, desa Pengadang Kec.Praya Tengah Kab.Lombok Tengah, ada seorang wanita yang disebut-sebut sebagai wanita tegar. Banyak orang yang mengaguminya, baik laki-laki ataupun masyarakat sekitar. Ia dikagumi bukan karena wajahnya , melainkan karena perjuangan untuk bersekolah dan tingkah laku kesehariannya. Yofia Ramadhani, itulah namanya. Yofia Ramadhani atau biasa di panggil Yofia adalah wanita yang sering disebut-sebut oleh masyarakat sekitar. Ia tinggal bersama ibu dan adiknya. Kini ia berusia 18 tahun. Yofia adalah gadis lugu dan baik hati, banyak yang menyebutnya si putri malu. Di kalangan masyarakat ia terkenal dengan sifat yang sopan, solehah, tidak sombong, cerdas, serta patuh pada perintah orang tua. Pendidikan terakhirnya SMA dan akan melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi. Pada awalnya Yofia ini adalah anak yang manja . Akan tetapi sejak Ayahnya meninggal pada tahun 2011 lalu , ia berusaha menjadi seseorang yang lebih tegar dan berusaha untuk tidak manja lagi. Ayahnya meninggal pada saat Yofia duduk di bangku kelas 2 SMP. Sekarang yang menjadi tulang punggung keluarga adalah Ibu. Ibunya bekerja sebagai penjual baju keliling dan sampai sekarang Ibu Yofia belum menikah lagi. “ permintaanku hanya satu , agar kamu bisa lulus sekolah sampai kamu jadi seseorang yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, agama dan diri kamu sendiri” ujar Ibu Yofia. Perkataan itulah yang membuat Yofia bersemangat dalam bersekolah dan memperjuangkan sekolahnya hingga saat ini. Sejak SMP Yofia termasuk siswa yang berprestasi, ia adalah anak yang rajin dan giat dalam belajar . Hal inilah yang masih diterapkan Yofia sampai saat ini sehingga pada saat SMA Ibunya tidak pernah membayar uang SPP karena Yofia mendapatkan Beasiswa dari sekolah karena ia adalah anak yang pintar. Yofia memiliki harapan yang besar untuk memperjuangkan sekolahnya meskipun sudah tidak ada Ayah yang membiayainya karena Yofia yakin dengan usaha dan do’anya pasti apa yang diinginkan oleh Ibunya bisa terwujud. Tibalah saatnya Yofia masuk ke perguruan tinggi. Yofia mendaftarkan diri melalui jalur SNMPTN sekaligus sebagai pelamar Bidikmisi di Universitas Mataram (UNRAM). Yofia berharap agar ia bisa diterima di perguruan tinggi yang ia inginkan sekaligus mendapatkan Bidikmisi karena hanya Bidikmisilah yang menjadi harapannya untuk saat ini karena ia tau bagaimana kondisi keuangan Ibunya. Waktu berlalu begitu cepat dan tibalah saat pengumuman SNMPTN dan hasil yang didapatkan oleh Yofia adalah ia diteria di Perguruan tinggi yang ia inginkan sekaligus mendapatkan Bidikmisi. Begitu gembiranya Yofia mengabarkan kepada Ibunya bahwa ia bisa menuntut ilmu di jenjang yang lebih tinggi lagi. Sekarang Yofia menempuh pendidikan di Universitas Mataram (UNRAM) dengan Program Studi PGSD dan ia akan mulai masuk pada tanggal 15 Agustus 2016 . Yang akan dilakukannya untuk saat ini adalah rajin dan tekun dalam menuntut ilmu agar apa yang diinginkan oleh Ibunya bisa tercapai dan apa yang telah dilakukannya selama ini tidak sia-sia. () -03

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru