Menulis Adalah Cara Mengenal Diri

Sudah beberapa bulan terakhir ini aku tidak lagi bisa menulis. Entah kenapa tiba-tiba pikiran dan jiwa tidak menyetuh. Tidak ketemu pada kata KEABADIAN yang selalu menjadi penyemangat bagi seorang penulis itu sendiri, sebab bagi saya bahwa menulis itu adalah sebuah kemampuan dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, baik lewat membaca, berdiskusi, melihat dan merasakan sesuatu.

Malam ini, kopi hangat yang dipesan itu masih juga belum datang sedangkan mata tidak lagi mampu menatap cahaya layar monitor. Pikiran pun tidak focus, kosentrasi tidak menentu. Tetapi aku masih rindu ingin kembali bermain dengan pena dan nalar meski terkadang kebingungan dalam mengetik kata-perkata. Entah pesan apa juga yang dapat pembaca rasakan dan mengerti apa arti dalam sebuah tulisan ini.

Aku masih membisu, berpikir apa saja yang penting bisa berdampak baik bagi diri. Menulis pun demikian, yang terpenting adalah mampu mengedepankan prespektif kita sendiri,  karna sesuatu yang tertuang dalam tulisan adalah gaya dan caranya sendiri. Meski terkadang ada beberapa kendala yang sangat sulit untuk dilakukan.

  1. Judul  Tulisan

                   Kenapa judul tulisan? Karna dengan judul kita lebih mengerti apa yang harus ingin ditulis, tetapi tidak semua judul berkesinambungan dengan apa yang kita tulis. Artinya kita tidak harus menunggu judul yang tepat dulu sebelum kita berani memulai menulis. Judul adalah pengarahan dari tulisan dan tulisan adalah pengertian dari judul.

      2. Ide Tulisan

                   Kenapa dengan ide? Karna sebuah tulisan akan lebih terukur dan tepat, maka ada ide yang perlu digambarkan dengan penuh ruang imajinasi dan kembali mengulang dengan apa yang pernah diketahui dari lewat membaca, melihat, dan merasakan. Tetapi jika hanya menunggu ide dulu sebelum menulis maka tulisan tidak perna akan ada sebelum kita betul-betul sadar bahwa ide akan muncul setalah kita memulai mengambil pena dan kertas, atau laptop dan gadget.

      3. Percaya diri menulis

                  Kenapa perlunya percaya diri saat menulis? Tentu karna dengan percaya diri, menulis bisa lebih enjoy. Menikmati karya sendiri itu jauh lebih hebat dari pada harus plagiat dari karya orang lain. Meski benar keadaannya bahwa karya kita jauh lebih keren dari orang lain. Namun tentu segala sesuatu kita tidak harus mengadung nasib dari kehidupan orang lain, kita sama-sama diberikan akal sehat, tubuh, jiwa dan semangat yang menggeliat. Sebab kesuksesan datang dari kepercayaan dan keberanian. Ayoo menulis dengan kepercayaan diri, dan dimulai dari diri kita sendiri pastinya.

Menulis juga adalah sesuatu yang berat jika tidak membiaskan dan menulis juga adalah sesuatu yang menyenangkan karna banyak orang yang membaca tulisan dari karya kita sendiri pastinya. Yang paling penting juga adalah ““Mulailah dengan menuliskan hal-hal yang kau ketahui. Tulislah tentang pengalaman dan perasaanmu sendiri”. - J.K. Rowling. () -01

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru