Berkah Jualan Sayur, Anak Jadi Tentara

Memang usaha ini belum lama ditekuni oleh Ibu Nurhayati (46) asal Pane Kota Bima karena baru berjalan 3 tahun. Namun untuk mencapai keinginannya untuk menjadikan anaknya masuk ke TNI, "Setiap ada usaha pasti ada keberhasilan bagi siapapun " ungkap Nurhayati

Pedagang sayuran inipun menyampaikan bahwa dia menjual sayuran itu untuk mencapai tujuan yaitu agar anak-anaknya mendapatkan pendidikan yang layak. Diceritakan pula oleh ibu Nurhayati yang biasa di sapa kaka Ti ini, dalam usahanya menjajakan dagangannya setiap harinya mendatangi dari RT ke RT Jika dihitung rata-rata aktivitas ini mulai dari belanja sejak Subuh di pasar Kota Bima, selanjutnya diatur di rumah lalu berangkat lagi berkeliling untuk dijual.

Menurut kak Ti pekerjaan ini merupakan salah satu tanggungjawab orang tua, dimana suaminya juga bekerja menjaga dagangan di depan rumahnya di RT 09 Kelurahan Bima. Kewajiban kepala keluarga adalah mencari nafkah untuk memberi pendidikan, makan dan pakaian kepada para anak dengan cara yang baik, sehingga merupakan hasil dari usaha yang halal anak lulus masuk ke TNI (Tentara nasional Indonesia) tambah kaka Ti

Hingga bagaimanapun caranya yang terpenting halal dalam setiap harinya harus mempunyai penghasilan. Hingga menurutnya oramg tua dengan segala daya dan kekuatannya harus dan wajib mencari nafkah tanpa alasan, apalagi dalam keseharian usahanya untuk mencari nafkahnya kaka Ti sendiri di temani Suami dan anaknya.

“yakinlah bahwa apapun usahanya yang penting halal, dan akan menghasilkan sesuatu yang kita harapkan” kata Kaka Ti kepada KM Samparaja, Jum`at () pagi kemarin.[] -01

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru