Kesuksesan di Balik Pagar Perkebunan.

“Banyak tawaran serta pilihan menarik yang dilombakan oleh setiap insan dijaman yang serba modern seperti sekarang ini, namun semua yang dianggap demikian tidak benilai apa-apa dimata Ompu Seo dan Ina Rao yang tetap memilih tinggal tengah perkebunan”

Bertempatkan diarea perkebunan mada jampi wilyah Dompu selatan, yang jaraknya sekitar 01 kilo meter  dari perkampungan dusun Ntori dan wera, yang bersebelahan dengan desa Mbawi Dompu, disanalah tempat tinggal Ompu Seo (87) dan Ina Rao (84), bukannya mereka tidak memiliki tempat tinggal diperkampungan, namun dengan gubuk yang berukuran 4x5 meter, keluarga ompu Seo  merasakan kenyamanan dan ketentraman dibalik pagar perkebunan mereka.

Tidak ada pekerjaan lain yang bisa dilakukan oleh kedua Orang yang mulai menginjak umur lanjut usia ini selain memetik hasil perkebunan, banyak ranting dan buah yang menghasilkan Uang untuk keperluan keluarganya, seperti biji Jambu mente, hasil Jagung, Umbi-umbian, serta kapas. Dengan hassil yang diraih mampu menyekolah keempat anaknya sehingga menjadikan mereka orang.

Pasangan yang dikarunia 4 anak ini, mampu membuat keturunan mereka sukses, Abdullah (42) anak tertua sekarang sudah menjadi Kepala Sekolah di MTS Yasmin Dompu,Ruslan (38) Anak kedua yang sekarang sudah menjadi guru diBima, Nurmala (35) mengikuti karir sang suami sebai pengurus Proyek, dan terakhir Kuflin S. atau Jhon yang kini mengajar sebagai guru Agama di MA Yasmin.

Menurut Abdullah ketika duduk santai diperumahan dinasnya menceritakan bahwa kesuksesan yang diraihnya sekarang beserta saudaranya berkat kegigihan dan kesabaran Orang Tuanya, “kami anak-anaknya dibesarkan selayaknya anak-anak petani lainnya, namun dengan mimpi tersendiri oang tua, kami didik dengan penuh prihatin sehingga kami mampu dikuliahkan dan sekarang mendapatkan pekerjaan sesuai dengan yang diimpikan oleh Ompu dan Ina” ujar Abdullah

Ompu Seo memiliki rumah yang layak diperkampungan, namun Ompu lebih memilih untuk tinggal dikebun, dan rumah dikampung, Ompu peruntukan anak-anaknya, karena diperkebunan ia lebih nyaman dan tenang. Dan kalaupun ia keperkampungan hanya hari jum’at untuk melaksanakan solat berjamaah. “Di kebun saya dilahirkan dan dibesarkan, maka dikebun juga saya hidup. Diperkampungan banyak sekali tawaran yang menjajikan, namun kesuksesan yang mampu diraih lewat impianku hanya diperkebunan tempat tinggal keluargaku” ujar Ompu seo.

Melihat capaian yang diraih oleh Ompu seo, lelaki Lansia yang bernama Lengkap Mansur Ahmad tersebut, banyak sekali yang terinspirasi ingin mengikuti jejaknya, bukan untuk tinggal di Kebun atau ladang, namun dengan hidup yang penuh sederhana dan tidak berketergantungan Ompu seo Mampu menggapai Impian dengan menjadikan anak-anaknya sebagai Guru. Seperti yang diimpikan Oleh Abdul Hamid yang ingin menyekolahkan anak-anaknya dan didik agar menjadi lebih baik, Yahya Warga desa Mbawi yang slalu membandingkan kehidupannya dengan Ompu seo dengan membiasakan untuk sederhana namun berambisi, dan banyak lagi. Azis red [] - 05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru