Inak Paah Sang Pejuang

KM. Krens Lotim. Hidup memang penuh dengan liku – liku perjuangan, ada yang dengan mudah mendapatkan rizki dan ada pula yang penuh dengan rintangan dan perjuangan panjang untuk mencapai tujuan itu.

Harta memang tidak  satu – satunya yang menjadi tujuan hidup, tetapi harta tidak bisa begitu saja hilang dari hidup kita. Sifat qanaah memang harus ada pada diri kita, tetapi perjuangan itu wajib.

Inaq Paah, 67 warga Dusun Tinggar Kecamatan Sikur yang setiap hari lalu lalang diwilayah Kecamatan Sakra Barat menjajakan hasil kerajinannya berupa anyaman bakul dan lainnya untuk keperluan rumah tangga.

Jalan dari dusun yang satu ke dusun lainnya demi mencukupi kebutuhan keluarga, Inak Paah mencoba bertahan dari segala macam cobaan.

Pelanggan tetapnya, Ramlah menuturkan; “ Inak Paah memang pantang menyerah walau barang dagangannya hanya dibeli dengan ucapan alias dihutang, iapun rela asal hubungan shilaturrahmi tetap berjalan”, tuturnya ketika melihat Inak Paah melintas dihalamannya.

Dua orang anaknya mampu disekolahkan walau hanya bersumber dari  hasil berjual seadanya.

Semoga kiprah dan perjuangan Inak Paah selalu diberkahi dan mendapatkan hidayah dari Yang Maha Kuasa. Amin. (MA). - 05

 

 

 

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru