Kerbau Rawa, Potensi Yang Tersembunyi

KM KEMPO: Berbicara potensi wilayah dimasing masing desa atau kelurahan ataupun kecamatan tentulah memiliki potensi masing masing. Contohnya di kecamatan kempo, di daerah ini memiliki jumlah ternak yang luar biasa, pada tahun 2011 hasil sensus PSPK  saja tidak kurang 12 ribu ekor ternak yang ada.

Tentu ketika di analisa ternak sebanyak itu di pelihara di mana dan siapa pemiliknya. Hal tersebut manjadi pertanyaan banyak pihak. Setelah di lakukan   penelusuran oleh km kempo minngu 23 februari 2014 , Inilah uraian jawaban yang kami dapatkan.

Kecamatan kempo  merupakan salah satu kecamatan di nusa tenggara barat yang memiliki potensi peternakan yang luar biasa.salah satunya kerbau rawa. Di sebut kerbau rawa  karena jenis kerbau yang senang merendam diri di kubangan atau rawa rawa yang berlumpur jika panas terik.hampir setiap kepala keluarga memiliki ternak.ini di sebabkan  Filosofi masyarakat pemilik  ternak baik sapi maupaun kerbau sama seperti memilik ATM berjalan.  Kadang tabungan sulit di cairkan di sebabkan hari minggu atau hari libur atau saja mesin ATM macet atau saja brankasnya kosong  .tetapi di padang gembala ini tidak ada hari minggu ada barang ada uang cast.

pemeliharaan ternak tidaklah di kandangkan namun di lepas liar di safana padang gembala di sekitar wilayah hodo dan doroncanga arah selatan dari gunung Tambora yang luasnya ratusan hektar.Setiap tahun jumlah populasi ternak di wilayah ini terus bertambah,seiring dengan semakin luasnya areal budidaya jagung memaksa para pemilik ternak harus memindahkan ternaknya ke wilayah pelesan ternak.kini wilayah pelepasan Bukan lagi milik masyarakat kempo saja melainkan telah menjadi milik masyarakat kabupaten dompu bahkan ada peternak yang melepasliarkan  ternak di wilayah padang gembala  Doroncanga ini berasal dari kabupaten bima.(AM)    

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru