Sang Aktor Perubahan Dari Desa Medana

KM Rumahpanggungku  Wajah anggun namun penuh wibawa terpancar dari sosok wanita muda dari Dusun orong ramput Desa Medana Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara.  Adalah LINA SARI wanita kelahiran Tanjung, 25 juli 1985 tersebut memulai kariernya sebagai sang  “Agen of Change ( Agen Perubahan)” ditengah masyarakat orong ramput yang terpinggirkan sejak tahun 2006.

Berawal dari mengabdikan diri sebagai pendidik di sebuah lembaga pendidikan sekolah dasar (SD) sejak tahun 2006, menumbuhkan semangatnya mulai peduli terhadap kondisi masyarakatnya yang memperihatinkan khususnya dikalangan anak-anak usia  sekolah, karena kesulitan yang dihadapi anak-anak siswanya di SD dalam menerima pelajaran adalah karena siswa tersebut tidak pernah mengenyam pendidikan Pra sekolah seperti TK atau PAUD.

Brangkat dari kondisi itulah dengan bermodalkan gelar Sarjana yang ia raih dari sebuah Universitas Swasta di kota mataram pada tahun 2009 ia memulai langkahnya untuk mendirikan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Dusun Orong ramput tersebut. Langkah awalnya ini diterpa oleh banyak tantangan, mulai dari respon masyarakat dan tokoh yang kurang memahami dan tak mau tahu keberadaan lembaga tersebut, proses izin pendirian lembaga dari instansi terkait yang berbelit-belit  sampai sikap cemburu sosial yang berlebihan dari sekelopok warga dusun orong ramput.

Dengan niat yang tulus untuk mengabdi kepada masyarakat serta dukungan sang suami tercinta yang maka segala tantangan itupun dilaluinya dengan tertatih-tatih, sampai pada saatnya pada tahun 2011 ia mendirikan lembaga pendukung berupa Lembaga Butra Aksara yang dikhususkan bagi warga yang masih mau dibina untuk baca tulis, kegiatan ini ia jadwalkan pada siang hari seusai solat Dzuhur, kemudian kegiatan Majlis ta’lim untuk masyarakat umum sekali seminggu dengan mendatagkan tokoh agama, Ta’limul Qur’an bagi anak-anak dilaksanakan setelah sholat magrib dan untuk kegiatan PAUD dijadwalkan pada sore hari dari pukul 16 : 00 sampai dengan pukul 17 : 30 Wita.

Sebuah perjuangan yang cukup berat memang, namun tidaklah demikian bagi seorang Lina Sari, berkat dorongan dar berbagai pihak seperti program Acces dan kegiatan organisasi lain yang sering melibatkannya membuat semangat  ibu beranak satu ini terus berkobar, maka tak mengherankan jika pada acara Gendu Rasa yang diselenggarakan Program Acces dan YLKMP pada hari senin tanggal 23 Desember yang lalu Wanita muda ini terpilih sebagai salah satu Kader dianugerahi Bintang Lombok Utara.

Demikian ungkapan Lina Sari Usai acara Diskusi pada hari pertama kegiatan Review Pertemuan Apresiatif kabupaten ( RPAK) Kabupaten Lombok Utara, di Hotel Medana By Marina dari tanggal 26 – 27 Desember 2013.

Sementara itu Muh. Najib (Kepala Bidang PLSPO Dikpora KLU) ketika dikonfirmasi menyangkal adanya upaya mempersulit  warga yang ingin mendapatkan pelayanan  untuk mendapat segala yang menjadi kebutuhan terkait penyeelnggaraan pendidikan, menurutnya “para pengelola lembaga harus memahami segala persyaratan dan aturan untuk mendapatkan izin lembaga pendidikan dan lainnya seperti harus ada profil lembaga yang jelas, ada Pembina dan peserta didik, akte notaries yang lengkap dan sebagainya. (Yudik)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru