logoblog

Cari

Menjadi Aktivis Itu Butuh Proses Kawan.

Menjadi Aktivis Itu Butuh Proses Kawan.

Demikianlah saya atas nama Muhammad Tohar S.H. Lahir di desa Lido Kec. Belo Kab. Bima. Sepak terjangnya perjalanan anak yang terlahir dari

Cerita Inspirasi

Uba Leu
Oleh Uba Leu
28 Oktober, 2019 02:31:27
Cerita Inspirasi
Komentar: 0
Dibaca: 4896 Kali

Demikianlah saya atas nama Muhammad Tohar S.H. Lahir di desa Lido Kec. Belo Kab. Bima. Sepak terjangnya perjalanan anak yang terlahir dari rahim petani sehingga menjadi aktivis ternama Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) lebih Khususnya di Kota Mataram..

Pada tahun 2014 lalu Aku mendaftarkan diri di salah satu Universitas di kota Mataram yaitu Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT). Dari situlah Aku mulai beraktivitas dan menyandang status sebagai seorang Mahasiswa, ditengah kesibukan kuliah Aku mendafkan diri dan menorehkan tinta hitam diatas kertas putih, formulir pendaftaran Latihan kader satu (LK 1) di Himpunan Mahasiswa Islam-Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-Mpo) Cabang Mataram, yang pada saat itu di pimpin oleh Kanda Ryan Wijait, sebagai Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam-Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-Mpo) Cabang Mataram Periode Tahun 2014-2015. 

Di proses latihan kader dalam hal penerimaan materi Khittah Perjuangan yang menjadi materi dasar dan dokumen khusus sehingga Aku di sumpah lewat Al-Qur'an diatas kepala lalu kukuhkan menjadi kader aktif HMI-Mpo Cabang Mataram. Mulailah Aku beraktivitas penuh dan berjuang sesuai dengan organisasi penkaderan dan perjuangan, di setiap momentum Aksi masa aku terlibat dalam menyampaikan aspirasi dan suara rakyat ini, kerena Aku menyadari bahwa kita di pendidikan formal dan pendidikan informal (Perguruan tinggi dan Organisasi) adalah jembatan bagi masyarakat awam, mendorong keberlangsungan politik yang ideal dan kebijakan yang pro terhadap kondisi sosial, kondisi ekonomi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Setelah lama berdinamika dan berekspresi di tingkat Latihan kader satu (LK 1) HMI-Mpo Cabang Mataram memungkinkan Aku melanjutkan proses di jenjang Latihan Kader Dua (LK II). Pada tahun 2017 lalu terselib lah waktu untuk melakukan hal demikian dengan proses kaderisasi LK II Se-Nasional yang diadakan di Cabang Mataram pada saat kepemimpinan Kanda Adam Safruddin yang pada saat itu menjadi Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam-Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-Mpo) Cabang Mataram Periode Tahun 2017-2018. 

Dalam proses LK II mampu menambah kedewasaan berpikir, wawasan keilmuan, dan wawasan kebangsaan  sehingga menjadi Ku lebih gesit lagi dalam melihat kondisi sosial yang terjadi pada tingkat negara saat ini.

Sepak terjang Aku berproses di Organisasi dan di Kampus membuat Ku dapat menyelesaikan studi Kemahasiswaan tepat pada tiga tahun setengah dan pada tanggal 28, Agustus 2018 dikukuhkan menjadi  seorang Sarjana Hukum (S 1) di Universitas Muhammadiyah Mataram. Barulah Aku memulai mengenal dunia diluar dari pada dunia pendidikan secara formal dan mengembangkan pendidikan secara informal di organisasi, Aku mulai berjalan dan  merantau di berbagai kota (Surabaya, Jogja, solo, dan kota metropolitan/Jakarta). Di Kota Jakarta Aku tinggal di PB HMI-Mpo selama beberapa bulan. 

Disinilah Aku melihat bagaimana carut marutnya kehidupan politik yang saling sikut menyikut, sosial, ekonomi yang terlalu banyak anak-anak terlantar dan fakir-fakir miskin yang tidak sama sekali dilirik oleh penguasa negara ini, dan budaya yang tidak relevan dengan konsep abadi yang berlandaskan dan berdasarkan asas Pancasila, sehingga lahirlah pengaruh budaya yang cukup signifikan yang mengarah pada budaya Leberalisme dan lain sebagainya yang keluar dari konteks dan tradisi secara keagamaan, hingga Aku kembali lagi ke Kota Mataram dan mengembangkan kembali kapasitas secara Ke-organisasian dan secara sosial kemasyarakatan.

Pengalaman Ku berorganisasi baik dalam dunia Mahasiswa (Kampus) dan maupun diluar Kemahasiswaan (Organisasi HMI-Mpo).

= Di organisasi Kemahasiswaan Internal Kampus :

 

Baca Juga :


 1. Pernah menjadi Pengurus BEM Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Mataram, Bidang Aksi dan Advokasi Periode Tahun 2015-2016).

2. Pernah menjadi Pengurus BEM Universitas Muhammadiyah Mataram, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) periode 2017-2018.

= Di organisasi kemahasiswaan di Ekternal Kampus (HMI-Mpo) :

1. Pernah menjadi Pengurus Cabang, Bidang Perguruan Tinggi dan Kemahasiswaan (PTK) Periode 2016-2017.

2. Sekarang Juga menjadi Pengurus Cabang, Bidang Perguruan Tinggi dan Kemahasiswaan (PTK) Periode 2019-2020.

 



 
Uba Leu

Uba Leu

Fitrah Zaiman biasa dipanggil Uba Leu lahir di Desa Leu Sila, anak kedua dari pasangan Deo Uba Tika dan Faridah, Adik dari Al Amin dan Abang dari Rabiatul Adawiah. #HiduplahMenghidupkan#

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan