logoblog

Cari

Bappeda Inisiasi Zero Waste OPD lingkup Pemrov NTB.

Bappeda Inisiasi Zero Waste OPD lingkup Pemrov NTB.

Iktiar Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mensukseskan program Zero Waste pada 2023, NTB bersih dari sampah terus digalakan. Mensukseskan

Cerita Inspirasi

EDY IRFAN
Oleh EDY IRFAN
11 Januari, 2019 16:27:09
Cerita Inspirasi
Komentar: 0
Dibaca: 1666 Kali

Iktiar Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mensukseskan program Zero Waste pada 2023, NTB bersih dari sampah terus digalakan. Mensukseskan program tersebut Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi NTB, melouncing Bappeda Zero Waste.

Wakil Gubernur Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang menghadiri Launching Bappeda Zero Waste, hari ini Jumat (11/1) di Kantor Bappeda Provinsi NTB, mengajak pegawai lingkup Bappeda untuk meminimalisir produksi sampah. Misalnya mengurangi penggunaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), kantong plastik, dan juga makanan dalam kemasan.

 

Menurut Umi Rohmi, persoalan sampah menjadi masalah serius bagi sejumlah daerah, tak terkecuali Nusa Tenggara Barat (NTB). Sampah yang tidak terkelola baik menjadi ancaman. “Ketika hujan, sumbatan saluran air diakibatkan sampah sehingga terjadi banjir,” kata Umi Rohmi

 

Namun ada ancaman serius yang harus menjadi perhatian  kita bersama, kualitas air di NTB rendah, salahsatunya diakibatkan oleh sampah, baik itu sampah organik maupunsampah non organik.

Kita semua harus serius menyelesaikan dan menuntaskan permaslahan ini, karena air merupakan kebutuhan yang sangan mendasar bagi sumber kehidupan kita. “kenapa kualitas air di Provinisi Bali lebih baik dari kita di NTB, Jawabannya adalah karena cara berpikir  manusianya, pola pikir kita, yang tidak memanfaatkan dan mengolah sampah dengan baik, " tegas Umi Rohmi

 

Sehingga langkah yang ditempuh Bappeda dalam melouncing Bappeda Zero Waste atau Bebas Sampah sangat bagus. Pemerintah harus menjadi teladan bagi masyarakat. “Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Bappeda dan Pemrov NTB dulu dong yang harus memberi contoh, harus dari diri sendiri dulu,” kata Wagub. 

 

Namun lanjut Wagub, acara louncing bebas sampah ini jangan dijadikan sebuah seremonial saja, namun bagaimana pola pikir kita, mampu untuk bersama-sama mulai memperbaiki diri.  Tetap menjaga apa yang sudah direncanakan dari awal secara terus menerus dan konsisten.

 

Baca Juga :


“Ayo, saya mau lihat nanti, apakah toilet itu semakin bersih dan tertata, bila toilet yg bagus itu, setelah 3 bulan kedepan kebersihannya tetap dijaga, akan bagus, namun kalau semakin kotor sama aja bohong, ini menjadi aib bagi kita." Jelasnya.

 

Sementara Kepala Bappeda, Ridwansyah menjelaskan bahwa Bappeda  menginisiasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemrov. NTB untuk menerapkan OPD Zero Waste. “Bappeda melauncing lingkungan kantor bebas sampah,” kata Ridwan.

 

Ridwansyah, menyampaikan komitmen untuk dapat mengurangi dan menyelesaikan sampah mulai dari lingkungan kantor." Komitmen kami, dengan jumlah 150 pegawai, menyelesaikan sampah harus mulai dari kita sendiri, rumah kita, keluarga dan tetangga kita,” ajak Ridwan

 

Usai louncing Bappeda Zero Waste, Wakil Gubernur didampingi oleh Asissten III, Kepala Bappeda, PLT. Karo Humas dan Protokol Provinsi NTB, melakukan penanaman pohon di lingkungan Bappeda. (Edy/Rabuang).



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan