logoblog

Cari

Semoga Kalian Tidak

Semoga Kalian Tidak

Setelah sekian lama saya berpuasa. Selama itu pula saya menjadikan Ramadhan sebagai industri. Saya sibuk mempersiapkan berbagai dagangan. Mulai dari acara

Cerita Inspirasi

Abu Macel
Oleh Abu Macel
09 Juni, 2018 17:58:20
Cerita Inspirasi
Komentar: 0
Dibaca: 6205 Kali

Setelah sekian lama saya berpuasa. Selama itu pula saya menjadikan Ramadhan sebagai industri. Saya sibuk mempersiapkan berbagai dagangan. Mulai dari acara TV dan radio. Pentas jelang berbuka. Safari berkeliling menemani pemimpin hingga menemukan rancangan baru dan trend untuk fashion. Yang saya siapkan kebanyakan hanya acara Penganjur Kebaikan, bukan Teladan Kebaikan

Padahal Puasa Ramadhan adalah belajar menolak kesenangan yang menghiasi sebelas bulan kehidupan sebelum dan sesudahnya.

Siapa yang tak senang makan? Siapa yang tak senang minum? Siapa yang tak senang bermesraan dengan isteri? Siapa yang tak senang harta benda? Siapa yang tak senang kursi jabatan? Semua kesenangan itu wajib ditolak, wajib ditahan selama Ramadhan. Sebuah pelajaran untuk bilang "tidak" pada "ya".

Tapi saya ini aneh.....
Untuk tak mabuk dan nyolong kok saya harus butuh undang-undang mereka sih? Kenapa saya tak temukan dengan nurani dan akal sehat saja sih?
Jika ditemukan, Itu pun belum tentu saya patuhi.

Jadi, untuk menghancurkan bumi dan peradaban manusia, saya tak lagi memerlukan setan iblis. Otak saya sudah pintar menjalankan sistem dan budaya penghancuran ini.

 

Baca Juga :


Saya sudah telanjur tidak memiliki perangkat diri dan kebersamaan untuk belajar dari setiap bencana itu. Dan setiap bencana hanya melahirkan politisasi bencana dan wisata bencana.

Semoga hanya saya yang sesungguhnya tak mengerti Ramadhan…. Kalian tidak.

#bersamakitabeda #abumacel



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan