logoblog

Cari

Saat kelahiran bayi

Saat kelahiran bayi

TAMSIL PERUMPAMAAN YANG SYARAT MAKNA DAN PELAJARAN BERHARGA BAGI KEHIDUPAN SAAT KELAHIRAN BAYI Kesalahpahaman manusia diibaratkan seorang bayi yang ada dalam rahim ibu. Jika

Cerita Inspirasi

Abi Muhas
Oleh Abi Muhas
27 Oktober, 2017 09:12:04
Cerita Inspirasi
Komentar: 0
Dibaca: 15957 Kali

TAMSIL

PERUMPAMAAN YANG SYARAT MAKNA DAN PELAJARAN BERHARGA BAGI KEHIDUPAN

SAAT KELAHIRAN BAYI

Kesalahpahaman manusia diibaratkan seorang bayi yang ada dalam rahim ibu. Jika ia boleh meminta, ia akan meminta kepada Allah untuk diberikan plasenta/tali ari-ari yang banyak. Karena bayi itu berfikir untuk apa adanya tangan, kaki yang di dalam rahim itu tak banyak berfungsi.

“Yang aku butuhkan saat ini adalah tali ari-ari untuk menyuplai/memasok makanan ke tubuhku!” kata sang bayi. Yang dianggap penting saat bayi di dalam rahim ibu adalah tali ari-ari.

Pada saat bayi itu lahir ke dunia ini, justru yang pertama kali dipotong dari tubuh si jabang bayi adalah tali ari-ari. Ternyata yang selama ini dianggap sebagai hal yang terpenting bagi kehidupan si bayi justru harus di potong. Barulah si bayi menyadari bahwa untuk bekal hidup di dunia membutuhkan kaki, tangan, mata dan kelengkapan organ tubuh lainnya yang selama di dalam kandungan tidak banyak berfungsi. Malah kalau seandainya si bayi itu cacat atau mengalami kekurangan pada anggota tubuhnya akan membuat hidupnya di dunia terganggu dan menderita. Kalau pun si bayi itu meminta untuk dikembalikan ke dalam kandungan/rahim ibu tentunya hal ini tidak akan dan sulit dikabulkan oleh Allah SWT..

Saat di alam rahim (kandungan) Allah SWT. Telah menyempurnakan fisik kita, maka setelah manusia dilahirkan ke dunia ini, Allah perintahkan untuk menyempurnakan Iman dan Amal Sholeh (Agama). Jadi dunia ini bukan tempat menyempurnakan jasad tetapi dunia sebagai Darul Imtihan (sarana Latihan) untuk menyempurnakan pelaksanaan amal Agama. Tali ari-ari pada bayi ibarat dunia dengan kemilaunya, (harta, pangkat dan jabatan) sementara kaki, tangan dan mata bayi saat di alam rahim ibarat amal Sholeh yang tidak tampak manfaatnya ketika di dunia. Barulah ketika kita mati, amalan Agama (Shalat, Dzikir, tilawah Al-Qur’an, Da’wah, Shaum, sedekah, jihad dan menuntut ilmu) terasa manfaat dan kegunaannya. Saat ajal menjemput justru yang diputus dari hidup kita adalah hubungan dengan harta benda dunia. Oleh karena itu mari kita memperbaiki kesalahPahaman ini!!!

 

Baca Juga :


 

 

Dari Kitab-kitab. Sumber foto; net

 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan