logoblog

Cari

Keterbatasan Bukan Berarti Terbatas

Keterbatasan Bukan Berarti Terbatas

Km. Begibung - Namanya ”INDAH” tapi nasibnya tidak seindah anak-anak seusianya. Dia lahir dengan keterbatasan fisik akibat terserang polio sejak lahir.

Cerita Inspirasi

KM. BEGIBUNG
Oleh KM. BEGIBUNG
26 Oktober, 2016 22:05:40
Cerita Inspirasi
Komentar: 1
Dibaca: 21524 Kali

Km. Begibung - Namanya ”INDAH” tapi nasibnya tidak seindah anak-anak seusianya. Dia lahir dengan keterbatasan fisik akibat terserang polio sejak lahir. Dan yang lebih memperihatinkan lagi ketika dia berumur 6 tahun Indah sudah menjadi anak yatim karena ayahnya meninggal akibat penyakit yang dideritanya bertahun-tahun. Tinggal satu-satunya yang dia miliki adalah seorang ibu kandung dengan segala keterbatasan ekonominya karena ibunya tidak mempunyai penghasilan yang tetap.

Walaupun dengan keterbatasan yang dimiliki bukan berarti Indah terbatas untuk dapat melakukan hal-hal yang bisa dilakukan anak-anak normal lainnya. Indah yang masih duduk di kelas III SD, hari-harinya selalu berjuang untuk bersekolah seperti anak-anak seusianya. Bocah 10 tahun asal Dusun Mertak Wareng, Desa Beber, Kecamatan Batukliang Lombok Tengah yang becita-cita ingin jadi dokter ini sangat rajin belajar dan bersekolah. Keseharian Indah, ia bangun lebih pagi agar bisa mempersiapkan diri ke sekolah lebih cepat agar tidak terlambat. Ibu tercinta selalu setia membantu Indah dari memandikan sampai mengenakan seragam sekolahnya karena Indah tidak bisa berdiri.

Setiap pagi Indah diantar sekolah oleh ibu tercinta dengan bantuan sebuah kursi roda tua pemberian seorang dermawan ketika dia masih berumur 5 tahun. Meski kontur jalan di sepanjang rute dari rumah ke sekolahnya cukup menantang karena kondisi medannya terjal dan menanjak, namun ibunya tidak penah menunjukkan rasa lelah mendorong kursi roda yang digunakan Indah. Terkadang di tengah jalan, sejumlah teman sekolahnya yang menaruh simpati pada sosok Indah yang dikenal sederhana dan santun ini kerap membantu mendorong hingga sampai ke depan pintu kelasnya di SD Negeri 1 Lendang Tampel yang berjarak sekitar 1 km dari rumahnya.

Sesampai di sekolah ibunya menggendong Indah untuk dibawa masuk ke kelasnya dan setelah itu ibunya dengan setia menunggu sampai bel pulang berbunyi. Demikian aktifitas keseharian yang dilakoni ibunya Indah tampa bosan dan lelah. Namun  untuk mengisi waktu  menunggu Indah pulang sekolah, beliau membantu membersihkan lingkungan sekolah dengan kesadaran sendiri tampa mengharap imbalan.

Melihat ketulusan dan keikhlasan ibunya Indah, bapak kepala sekolah merasa tersentuh untuk mengangkat dirinya sebagai tenaga kebersihan sekolah dengan honor yang tentunya tidak besar. Namun untuk menambah penghasilannya, ibunya Indah juga di beri tempat untuk berjualan makanan kecil yang dijajakan ke teman teman Indah. Dengan demikian dapat membantu meringankan beban beaya hidup dan uang belanja Indah.

Di sekolah Indah dikenal sebagai anak yang sopan dan ramah serta suka membantu sehingga tidak heran kalau semua teman-teman sekelasnya sayang padanya. Disamping itu Indah juga dikenal sebagai murid yang sangat rajin belajar dan pandai. Terbukti di setiap ahir semester dia selalu menjadi siswa terbaik di kelasnya.

Indah juga tak pernah minder dengan keadaan fisik yang dimilikinya. “Saya tidak malu dan tidak minder, saya percaya Tuhan memberi kelebihan kepada setiap hambanya,” ujar Indah. Ia yakin setiap ciptaan Tuhan memiliki kelebihan dan mengaku optimis kelak ia bisa bersekolah tinggi dan menjadi dokter ternama dan bisa membantu orang lain yang senasib dengan dirinya.

 

Baca Juga :


Dia meyakini dirinya memiliki kelebihan seperti mahluk lainnya sehingga selalu bertekad ingin membuktikan jika dirinya mampu seperti orang lain. Ibunya pun sering berkata “Saya bangga punya Indah, dia mandiri dan berusaha tidak tergantung pada orang lain. Mudah-mudahan Tuhan memberi jalan hidup yang lebih baik untuk Indah kelak,”

Kepala sekolah dan para guru pun mengagumi perjuangan sosok Indah. Kegigihannya untuk bersekolah seperti anak-anak seusianya dia buktikan menjadi siswa berprestasi, meski dengan kondisi fisik yang terbatas, Indah mampu meraih prestasi gemilang yang membanggakan semua pihak termasuk orang tua, guru dan warga sekitar yang berempati dengan sosok dan perjuangannya. "Dia anak yang luar biasa dan memiliki semangat belajar yang luar biasa meski fisiknya terbatas. Prestasinya juga sangat membanggakan,” ujar ibu Mayanti selaku guru kelas Indah.

Melihat tekad dan semangat Indah untuk meraih cita-citanya membuat kepala sekolah tersentuh dan  selalu berusaha untuk membantu Indah memenuhi kebutuhan sekolahnya seperti memberi Indah uang jajan dan pakaian seragam yang disisihkan dari dana BOS maupun dari kantong pribadinya. Bukan sampai di situ Kepala sekolahpun telah berupaya mencari informasi mengenai dana bantuan bagi anak berkebutuhan khusus baik kepada pengurus partai sampai ke instansi pemerintah seperti ke kecamatan dan lain-lain, namun sampai saat ini belum ada realisasi.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas maka penulis memohon bantuan kepada pemerintah daerah maupun kepada para dermawan untuk peduli dan mau berbagi kepada anak kita Indah agar dapat meringankan beban hidup dalam menggapai cita-cita mulianya dan semoga uluran tangan yang kita berikan akan tercatat sebagai amal ibadah oleh Allah SWT, Amin (zul). -05



 
KM. BEGIBUNG

KM. BEGIBUNG

Sekretariat KM. Begibung berlokasi di Dusun Bujak, Desa Bujak, Kec. Batukliang. Lombok Tengah. KM. Begibung diinisiasi oleh Zulkarna, S,Pd., MBA, Anggota: Tanzil, Azima, Tustiana dan Filza Iyama HP. 087865194075

Artikel Terkait

1 KOMENTAR

  1. Pangkat Ali

    Pangkat Ali

    08 Januari, 2017

    Dalam keterbatasan, ada kehebatan.....Tuhan Maha Bijaksana....


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan