logoblog

Cari

Tutup Iklan

Berugak Inspiratif Untuk NTB

Berugak Inspiratif Untuk NTB

Oleh : Herman Angin Daye Kini Lombok Research Center (LRC) telah membuat berugak insfiratif dan aula diskusi warga, dimana lembaga ini nantinya

Cerita Inspirasi

KM Angin Daye
Oleh KM Angin Daye
10 November, 2015 09:52:17
Cerita Inspirasi
Komentar: 0
Dibaca: 5475 Kali

Kini Lombok Research Center (LRC) telah membuat berugak insfiratif dan aula diskusi warga, dimana lembaga ini nantinya akan mengadakan diskusi rutin baik dengan masyarakat, mahasiswa maupun dengan pemerintah untuk mendiskusikan pembangunan di Nusa Tenggara Barat. lembaga Lombok Research Center setiap harinya tidak pernah sepi, karena aktifitas didalamnya tetap padat.

Untuk beberapa bulan terakhir ini LRC sedang melakukan pembenahan kantor, dimana penataan semua hal sedang dilakukan, mulai dari pembuatan berugak insfiratif yang dijadikan sebagai tempat duduk-duduk nyantai dalam mendiskusikan pembangunan di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan indonesia pada umumnya.

Penguatan Kapasitas Semua Staf sudah dilakukan, kini tinggal menjalankan beberapa program yang sudah di tanda tangani (Mou) dan beberapa program penguatan ekonomi masyarakat pinggir hutan lainnya, dimana nantinya masing-masing staf LRC harus memegang 1 program untuk di jalankan, ungka Direktur Lombok Research Center (Dr.Maharani) pada sela-sela duduk nyantai sambil ngopi di berugak Insfiratif.

Lembaga saat ini lagi konsen menyelesaikan beberapa tahapan program dari TDH (belanda) yang konsen dibidang Child Traffiking dan Child Migrand, dan pada pertengahan bulan November ini akan melakukan Study Banding ke Bandung yang akan diikuti oleh Stake Holder kunci yang berkepentingan, seperti Dinas Sosial Tenaga Kerja, Bappeda, Kepolisian, Kejaksaan, PJTKI dan perwakilan dari media (wartawan) di dua Kabupaten, yaitu Kabupaten Lombok Tengah dan Kabupaten Lombok Timur.

Saat ini semua Staf LRC lagi mempersiapkan semua jenis  kebutuhan dalam perjalanan study banding nanti, rencananya akan di lakukan selama 3-4 hari pada tanggal......................Nivember 2015 ini. sehingga masing-masing FO di dua Kabupaten sedang memperbanyak silaturrahmi dengan dinas-dinas terkait tentang siapa saja yang akan di rekomendasikan oleh dinas dalam keberangkatannya nanti,

Begitu juga dengan tujuan study banding yang ada di bandung, sedang dikomunikasikan lebih lanjut oleh Staf LRC (Apupudin) yang di tugaskan untuk melakukan komunikasi tentang bagaimana sistem dan alur setibanya para peserta nantinya. Sehingga semua hal harus dipersiapkan lebih matang dulu sebelum berangkat supaya tidak ada yang terlupakan, serta output dari Study banding bisa tercapai dan dapat memberikan dampak yang lebih mudah dalam membentuk Sistim Informasi Berbasis Data (SID) di dua Kabupaten nantinya.

 

Baca Juga :


Disamping itu juga Lombok Research Center sudah memulai usaha di bidang pertanian & perkebunan, pada minggu lalu, salah satu staf LRC (Amin) di utus ke Cirebon untuk tanda tangan (Mou) penanaman bibit jahe untuk di budidayakan di Nusa Tenggara Barat (NTB), serta membangun jaringan tentang suplay Obat-obatan (Produksi Nasa). Kemudian melakukan kerjasama dengan salah satu  PT untuk pembelian Poli Bag dengan berbagai macam tipe dan ukuran, kebutuhan nanti terdapat 6 jenis/ukuran Poli Bag, sehingga rencananya akan di pesan 1 Kuintal setiap ukurannya, sehingga berjumlah 6 Kuintal.

Dr Maharani membuat istilah dalam menjalankan nahkoda Lembaga Lombok Research Center (LRC) ini membagi dalam 3 kapal usaha, dimana 3 kapal usaha ini nantinya secara khusus berjalan dalam rel masing-masing, ada yang hanya mengurus Kapal  Perang, ada yang mengurus kapal dagangnya saja dan ada yang harus mengus kapal Managemennya, sehingga dikemudian hari lembaga ini akan tetap eksis baik memiliki punding ataupun tidak, sehingga konsep pemberdayaan masyarakat yang di cita-citakan bisa tercapai sesuai pisi dan misi lembaga.

Disamping kerjasama dengan pihak petani rencananya di kantor LRC akan membuat demplot semua komuditas petani seperti cabe, sayut-sayuran,dan semua jenis rempah-rempah (empon-empon) yang biasanya di tanam oleh petani, sehingga nantinya secara mudah para petani bisa langsung belajar dan berdiskusi di Kantor Lombok Research Center. Oleh : Herman Angin Daye [] - 01



 
KM Angin Daye

KM Angin Daye

Herman Nama Lengkapnya. Seorang Tokoh Pemuda di Kawasan Utara. Kesehariannya Bergaul dan Berdinamika Bersama Anak Rimba di Lereng Gunung Rinjani. Alamat Desa Lantan, Kec. Batuklian Utara Lombok Tengah. No HP: 081915767808.Email:herman_guntur27@yahoo.co.id

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan