logoblog

Cari

Belajar Dari Lebah

Belajar Dari Lebah

KM Ntobo. “perumpamaan orang beriman itu bagaikan lebah. Ia makan yang bersih, mengeluarkan sesuatu yang bersih, hinggap di tempat yang bersih,

Cerita Inspirasi

KIM Oi Talaga
Oleh KIM Oi Talaga
28 April, 2015 21:02:04
Cerita Inspirasi
Komentar: 0
Dibaca: 13452 Kali

KM Ntobo. “perumpamaan orang beriman itu bagaikan lebah. Ia makan yang bersih, mengeluarkan sesuatu yang bersih, hinggap di tempat yang bersih, dan tidak merusak atau mematahkan (yang dihinggapnya)” (HRAhmad). Berlajar dari lebah, sifat-sifat yg baik terdapat pada lebah. Rasulullah SAW mengisyaratkan agar kita meniru sifat-sifat positif yg dimiliki oleh lebah. Pertama lebah hinggap di tempat yg bersih dan menyerap yang bersih

Lebah hanya hinggap di tempat-tempat pilihan. Dia sangat jauh berbeda dengan lalat. Lalat amat mudah ditemui di tempat sampah, kotoran dan tempat-tempat yang berbau busuk. Tapi, lalat ia hanya akan mendatangi bunga/buah/tempat bersih lainnya yang mengandung bahan madu/nektar.

Kedua lebah hanya mengeluarkan yang bersih, siapa yang tidak kenal madu lebah. Semuanya tahu bahwa madu mempunyai khasiat untuk kesehatan manusia. Tapi dari organ tubuh manakah keluarnya madu itu? Itulah salah satu keistimewaan lebah. Dia produktif dengan kebaikan, bahkan dari organ tubuh yang terdapat pada binatang lain hanya melahirkan sesuatu yg menjijikan. Belakangan, ditemukan pula produk lebah selain madu yang juga diyakini mempunyai khasiat tertentu untuk kesehatan yaitu Liurnya!

Ketiga lebah merupakan tipe binatang pekerja keras. Ketika muncul pertama kali dari biliknya (menetas), lebah pekerja membersihkan bilik sarangnya untuk telur baru & setelah berumur 3 hari ia memberi makan larva dengan serbuk sari madu. Dan begitulah, hari-harinya penuh semangat berkarya & beramal. Bukankah Allah pun memerintahkan umat mukmin untuk bekerja keras?

Keempat lebah bekerja Secara Jama'ah dan tunduk pada 1 Pemimpin. Lebah selalu hidup dalam koloni, tak pernah sendiri. Mereka pun bekerja secara kolektif dan masing-masing mempunyai tugas sendiri. Ketika mereka mendapatkan sumber sari madu, mereka akan memanggil teman-temannya untuk menghisapnya. Demikian pula ketika ada bahaya, lebah akan mengeluarkan zat feromon (zat kimia yg dikeluarkan oleh binatang tuk memberi isyarat) untuk temannya agar membantu dirinya.

 

Baca Juga :


Kelima lebah tidak pernah melukai kecuali kalau diganggu, Lebah tak pernah memulai menyerang. Ia akan menyerang hanya manakala merasa terganggu/terancam. Untuk mempertahankan kehormatan umat lebah, mereka rela mati dengan melepas sengatnya ditubuh pihak yang diserang. Sikap seorang mukmin, musuh tidak dicari. Tapi jika ada, tidak lari.

“sebaik-baik manusia adalah orang yang paling banyak memberi manfaat bagi orang lain” (HR at-Thabrani). Aamiin (Yj) - 05



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan