logoblog

Cari

Tutup Iklan

Inak Jamil Pengrajin Tikar Pandan & Plastik

Inak Jamil Pengrajin Tikar Pandan & Plastik

KM Narmada; Usia renta yang sudah memasuki 70 tahun tidak membuat semangat nenek dari 16 cucu ini menjadi kendor, diusianya yang

Cerita Inspirasi

Desa Mekar Sari Narmada
Oleh Desa Mekar Sari Narmada
15 Mei, 2014 09:45:11
Cerita Inspirasi
Komentar: 9
Dibaca: 18244 Kali

KM Narmada; Usia renta yang sudah memasuki 70 tahun tidak membuat semangat nenek dari 16 cucu ini menjadi kendor, diusianya yang tergolong sangat sepuh dia masih tetap beraktifitas seperti biasa dengan keahliannya membuat tikar dari daun pandan dan plastik. Pekerjaan tersebut sudah dilakoninya selama puluhan tahun dan tetap istiqomah sampai sekarang, meski sudah 4 tahun ditinggal suami dan kini tinggal sendirian dirumah sederhana berukuran 5 X 7 M2 yang terletak di Karang Bagek Dusun sembung Timur Desa Sembung Kecamatan Narmada karena semua anak anaknya sudah berkeluarga dan tinggal dirumahnya masing masing namun demikian  Inak Jamil tetap semangat menjalani hari harinya karena prinsip hidupnya yang tidak mau menjadi beban buat orang lain.

Tikar pandan buatan Inak Jamil sangat disukai oleh masyarakt sekitar kampungnya karena disamping sudah mempunyai langganan tetap kulaitas tikar pandan yang dihasilkan juga sangat bagus, 10 buah tikar pandan yang dihargakan perbijinya 50.000 rupiah bisa diselesaikan Inak Jamil dalam waktu 1 bulan mulai dari menyiapkan bahan dari daun pandan kemudian menjemur dan selanjutnya dirajut dengan telaten sehingga menghasilkan tikar yang berkualitas.

Daun pandan sebagai bahan baku pembuatan tikar biasanya dibeli dari pemilik kebun pandan yang ada dikampung sebelah dan ketersediaan bahan selama ini tidak ada masalah terang Inak Jamil, dan untuk 10 buah tikar pandan yang berukuran 180 X 220 cm beliau harus mengeluarkan dana 225.000 rupiah untuk membeli bahan bakunya.

Selain tikar dari daun pandan Inak jamil juga merajut tikar dari bahan tali plastik yang hasilnya lebih kuat dan tahan lama dibandingkan dengan tikar dari daun pandan, untuk 1 buah tikar dari plastik dengan ukuran yang sama dengan tikar pandan bisa diselesaikan dalam waktu 2 hari yang kalau dijual biasa dia hargakan sebesar Rp.75.000, namun tikar plastik yang dihasilkan biasanya dipinjamkan untuk  acara tertentu seperti seperti Begawe (Pesta) yang memerlukan alas duduk banyak dan Inak jamil tidak pernah mematok harga bagi siapa saja yang meminjamnya.” Saat ini ada 150 buah tikar plastik yang dia punya untuk dipinjam oleh tetangga dan kerabat serta masyarakat disekitarnya dalam acara tertentu.” Tegas wanita tua ini sambil terus tangannya merajut tikar yang ada didepannya.

 

Baca Juga :


Sosok wanita tua seperti Inak Jamil merupakan cermin dari seorang yang tidak pernah mau menggantungkan hidupnya dengan orang lain, meski seringkali diingatkan oleh anak-anaknya untuk tidak usah bekerja lagi namun beliau tidak mau, Sarilah seorang tetangga dekat rumahnya menilai Kalau Inak Jamil itu seorang pekerja keras yang tidak suka dikasihani orang lain, bahkan kami yang para tetangganya yang sering dibantu oleh beliau. [] - 01



 

Artikel Terkait

9 KOMENTAR

  1. Muhammad Shafwan

    Muhammad Shafwan

    18 Mei, 2014

    kalo inaq jamil saja yang sudah renta masih bekerja, kenapa banyak anak muda yang malas bekerja dan berkarya. hidup inaq jamil


    1. Desa Mekar Sari Narmada

      Desa Mekar Sari Narmada

      18 Mei, 2014

      Betul...ini bisa menjadi motivator semangat buat kita yang masih muda


    2. burex muridmacel

      burex muridmacel

      18 Mei, 2014

      mungkin anak muda saat ini terbawa pergaulan hedonisme, apatis.


  2. KM LENGGE

    KM LENGGE

    16 Mei, 2014

    Usaha untuk tunjang hari tua..


  • burex muridmacel

    burex muridmacel

    15 Mei, 2014

    inak jamil semestinya beliau sudah tidak bekerja lagi. umurnya yang lanjut usia sepertinya membutuhkan waktu istirahat. dengan kita melihat aktifitas kesehariannya, sperti yang diberitakan oleh sahabt kita ini tentu menjadi sipiratif bagi kita semua, terutama cucu-cucu beliau. hmm bagaimna dengan pemerintah lombok barat sendiri, apakah sejauh ini tidak pernah melihat sosok seperti inak jamil/ masyarakat2 nya lain, apakah sejauh ini pemda setempat tidak pernah memberikan subsidi bagi masyarakat2 yang sudah lanjut usia..?. mungkin pertanyaan ini bisa menjadi acuan sahabat2 di KM stempat guna membangun komunikasi dengan pak bupati....


    1. Desa Mekar Sari Narmada

      Desa Mekar Sari Narmada

      18 Mei, 2014

      cerita yang kami dapat dari inak jamil..sudah bayak sekali orang yang mendatanginya untuk hanya sekedar foto2 baik yang berseragam maupun tidak namun hanya sebatas itu saja dan tidak pernah kembali lagi, lanjut inak jamil...pihak pemerintah desa sudah dua kali menjanjikan bantuan dana penambah modal namun belum ada juga yang terlaksana. kalau ada temen2 lain punya link dibidang ini mohon dibantu informasinya.


  • KM_Bajang Bilekedit

    KM_Bajang Bilekedit

    15 Mei, 2014

    Inaq Jamil adalah salah satu potret kemandirian yang perlu dicontoh oleh kita semua.


  • KM Kaula

    KM Kaula

    15 Mei, 2014

    Inaq Jamil harus menjadi sumber inspirasi bagi kita semua untuk terus mencari nafkah dengan hasil tangan sendiri, karena itu adalah harta yang paling barokah.


  • KM. Lingsar

    KM. Lingsar

    15 Mei, 2014

    inaq jamil perlu dibantu baik tenaga pikiran dan terlebih lagi dana usaha ayo bantu.......!


  •  
     

    TULIS KOMENTAR

    Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
     
    Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
     
    Tutup Iklan