logoblog

Cari

Tutup Iklan

Kesuksesan "buah" kerja keras

Kesuksesan

Supratman, begitulah orang memanggil pria paruh baya ini, setiap hari terlihat sibuk melayani pembeli yang berbelanja ditoko miliknya, perjalanan hidup yang

Cerita Inspirasi

KM. Lingsar
Oleh KM. Lingsar
05 April, 2014 10:13:55
Cerita Inspirasi
Komentar: 2
Dibaca: 4658 Kali

Supratman, begitulah orang memanggil pria paruh baya ini, setiap hari terlihat sibuk melayani pembeli yang berbelanja ditoko miliknya, perjalanan hidup yang dilaluinya tak semulus apa yang terlihat sekarang, berkat kerja keras dan keuletan dalam menjalani usaha yang dirintis dari nol hingga mengantarkannya sesukses sekarang.

Tidak lama tinggal di pagutan cukup 3 tahun setelah menikah supratman memutuskan untuk pindah setelah membeli rumah di Desa Sigerongan, salah satu Desa yang ada di kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat , melihat peluang bisnis terbuka lebar dalam bidang perniagaan diwilayah tersebut memantapkan niatnya untuk menetap, pria yang pernah menjadi sopir angkutan barang, yang dijalaninya selama 2 tahun, selama itu juga supratman mondar-mandir sekotong unutuk mencari muatan, uniknya sang istri juga turut serta.

Setelah 2 tahun menjalani profesi sopir dia memutuskan banting setir menjadi seorang pedagang, berangkat dari kemauan yang kuat dengan hanya bermodalkan pinjaman salah satu Koprasi di Pagutan, bukannya tanpa rintangan, dalam mengeluti usaha yang baru dikenalnya pasti banyak menemukan kendala salah satunya menjalin hubungan dengan masyarakat yang pada kenyataannya tempat usaha sekaligus rumanya jauh dari pemukiman warga, walaupun dipinggir jalan dan dikelilingi sawah disekitanya dan masih sangat jarang warga membangun rumah disekitar rumahnya yang tidak serame sekarang.

Suami dari Sri Rohana ini mengisahkan, beberapa bulan semenjak buka tidak ada orang belanja ke tokonya bahkan hasil berjualan tidak cukup untuk uang sehari, lanjutnya, namun saya yakin pada suatu saat nanti mereka (warga) akan tergantung pada tokonya, tuturnya, benar saja setelah melewati kurun waktu satu tahun usahanya benar benar menunjukan perkembangan, yang semula menjual sembako meningkat menjadi grosiran senack, tahun berikutnya menjadi tahun meningkat lagi dengan membuka Fhoto copy dan menjual ATK (alat tulis kantor).

Tak berhenti sampai disitu, bisnis fhasion atau pakaian di coba walupun sekarang ditutupnya karena sang istri sudah diangkat menjadi guru PNS disalah satu SMPN yang cukup ternama di Mataram, setelah pemerintah melakukan konfersi dari minyak tanah ke Gas bapak empat anak ini mengambil inisiatif membuka pangkalan Gas dan satu-satunya di wilyah itu, usaha yang dirintis dari nol dan dulunya beromzet puluhan ribu sekarang sudah beromzet jutaan rupiah perhari dan telah memiliki karyawan 5 orang yang tiap hari membantunya mengurus jualan ini dan itu.

 

Baca Juga :


Sang istri pun tak mau ketinggalan walaupun sudah menajdi PNS tapi karena sudah terbiasa berdagang dan mewarisi darah dari keturunan seorang padagang, memutuskan membuka Warung Lalapan di depan rumahnya adala keseharian setelah pulang dari mengajar, kekompakan sangat terlihat dari pasangan ini ketika menyiapkan peralatan dan bahan untuk warung Lalapannya dengan dibantu oleh 2 karyawannya yang secara khusus untuk membantunya diwarung Lalapan.

Walaupu telah memiliki begutu banyak usaha namun lelaki yang menggemari motor sport ini berencana bekerjasama dengan pengelola PLIK Lingsar untuk membuka usaha payment point online busines yang disingkat PPOB atau Loket pembayaran online yang rencananya juga menjual pulsa handphone dan sebagainya yang nantinya akan diserahkan pengelolaanya pada PLIK-Lingsar. [] - (01)



 
KM. Lingsar

KM. Lingsar

Desa Duman, Lingsar - Lombok Barat http://www.dumannis.blogspot.com ihromil islam, okta hadi, siswadi, anjaswadi No Hp. 081917920272

Artikel Terkait

2 KOMENTAR

  1. KM. Al_Bajuri

    KM. Al_Bajuri

    06 April, 2014

    Ya Allah kalau 2 orang bekerja suami dan isteri, terus masing masing dapat Rp 300.000,- sehari berapakah sebulan ????????


  • Abu Macel

    Abu Macel

    05 April, 2014

    bedagang jangan bedagaaaa...aaaang.... kalau tiada artinyaaaaa.... bedagag boleh sajaaaa.... aaaaa.... asal ada perlunya........ sukses mas bro.....


  •  
     

    TULIS KOMENTAR

    Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
     
    Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
     
    Tutup Iklan